Aku masih ingat dengan sangat jelas
Sejak pertama kali memulai hubungan ini
Hal pertama yang selalu dia bicarakan adalah bagaimana menyenangkan orang tuanya
Dia selalu menyarankan aku melakukan ini itu dan segala bagainya
Dia selalu meminta ku supaya aku menganggap orang tua adalah orang tuaku
Lakukan yang terbaik katanya
Dan aku berusaha melakukan itu
Memberikan segala usaha yang aku bisa
Lalu dia?
Dia tidak seperti aku
Dia tidak menganggap orang tua ku seperti orang tuanya sendiri
Aku memang tidak pernah mengatakan itu padanya
Aku salah karena berharap dia menganggap orang tuaku sebagai orang tuanya
Aku berusaha memgingatkanya untuk menelpon orang tua ku
Tapi jawabannya "LUPA"
Itu sangat menyakitkan
Bagaimana bisa dia melupakan orang tuaku sementara dia menyuruhku melakukan yg terbaik untuk orang tua nya
Saat terus ku desak dia malah mengatakan dia malah berdalih tentang adikku yang kataya tidak menghargainya
Lalu? Apakah dia menghargai orang tuaku?
Pernah satu hari aku bicara dengan orang tua ku di telpon dihadapannya
Aku berharap dia akan meminta ponselku dan dia akan ikut bicara pada org tuaku
Tapi ternyata aku salah
Dia lebih memilih sibuk dengan ponselnya
Tidak tau harus bagaimana
Aku hanya berharap orang tuaku memaafkan
Jumat, 24 Juli 2020
Sabtu, 11 Juli 2020
Tuhan
Lihatlah...
Lihat apa yang dia perbuat? Berbicara semua yg ada dipikirkannya
Mengeluarkan semua apa yg ada dlm hatinya
Tapi entah kenapa aku diam
Aku tidak ingin menjelaskan apa2
Aku tidak ingin blg kalo sebenarnya aku sudah sampai rumah jam 6.50
Aku tidak ingin menjelaskan kalo aku marah bukan karna dia keluar rumah
Tapi karna hal lain
Kenapa?
Percuma
Dari awal memang dia tak ingin mendengar aku
Dari awal yang selalu benar adalah pendapatnya
Aku tidak tau harus berbuat apa
Air mata adalah teman keseharian ku
Hanya itu yg dapat mengobati sedihku
Tolong bantu aku Tuhan
Aku harus bertahan dengan diamku
Aku harus kuat diperlakukan semaunya
Jgn meninggalkan ku seditik saja
Kamis, 09 Juli 2020
Lihatlah Tuhan
Sejak dulu saat aku menceritakan tentang apa yg ku rasakan ujung2nya adalah pertengkaran
Entah kenapa dia selalu merespon negatif semua yg ku bicarakan
Tidak taukah dia batinku sedang tersiksa
Tidakkah dia ingin tau hatiku sedang hancur
Tentu tidak
Kalau dia ingin tau pasti dia akan melakukan sesuatu yg dpt menenangkan hatiku yg sedang kacau
Tapi dia tidk melakukan itu
Baginya pendapat ya adalah yg terpenting
Sejak dulu saat aku menceritakan tentang apa yg ku rasakan ujung2nya adalah pertengkaran
Entah kenapa dia selalu merespon negatif semua yg ku bicarakan
Tidak taukah dia batinku sedang tersiksa
Tidakkah dia ingin tau hatiku sedang hancur
Tentu tidak
Kalau dia ingin tau pasti dia akan melakukan sesuatu yg dpt menenangkan hatiku yg sedang kacau
Tapi dia tidk melakukan itu
Baginya pendapat ya adalah yg terpenting
Mimpi???
Masih pantaskah aku punya mimpi?
Bagaimana mungkin?
Rasanya aku tidak layak untuk sebuah mimpi
Jika saja aku layak maka mimpi pernikahan ku akan terwujud
Tapi tidak
Keadaan ini memaksa ku untuk menghancurkan mimpi yang kubangun bersama hayalanku
Aku pun sedang berusaha menghancurkan itu
Karena aku tidak layak untuk semua itu
Langganan:
Komentar (Atom)